Selamat Datang,

Terima kasih sudah berkunjung ke Jasa Cetak Brosur Sims Printing. Kami sudah berpengalaman dalam jasa pencetakan brosur maupun jasa pencetakan produk lainnya. Kami sudah berpengalaman mencetak brosur mulai dari jumlah ratusan hingga puluhan ribu bahkan ratusan ribu eksemplar.

Untuk Anda yang tak mau repot, kamilah solusinya ! Kami jasa pembuatan brosur yang bisa membantu anda dari sejak pembuatan desain brosur hingga cetak brosur jadi. Anda tinggal terima beres!

Sebagai jasa percetakan brosur, kami sudah melayani cetak brosur dari puluhan klien sejak tahun 2005 dari berbagai jenis usaha. Kami bisa melayani cetak brosur makanan, cetak brosur minuman, cetak brosur, rumah makan, cetak brosur perumahan, cetak brosur fashion, cetak brosur lembaga pendidikan, cetak brosur yayasan, dan lain sebagainya.

Selasa, 07 Oktober 2014

Jangan Hanya Fokus Pada Omset, Fokuslah Juga Pada Profit

Penulis : admin @simsprintingID

"Omsetnya berapa sekarang?"


Mungkin pertanyaan di atas sering ditanyakan oleh rekan bisnis atau kolega kita ketika bertemu. Dan mungkin kita akan sangat bangga menyebutkan sebuah angka yang bisa jadi sangat spektakuler untuk didengar. Pertanyaan ini juga yang kadang ditanyakan wartawan misalnya, jika anda dijadikan profil atau nara sumber sebuah profit. Hal ini wajar, sebab tentu orang lain tidak enak menanyakan profit yang bisa jadi sudah agak "dalam". Atau ya memang tidak umum menanyakan hal detil seperti profit, karena dengan itu bisa jadi orang lain bisa "menakar" kekayaan kita.



Hati-hati Jebakan Omset "Besar"

Omset besar memang membanggakan jika disebutkan. Sebab dengan itu orang akan mempersepsikan betapa suksesnya diri kita dengan usaha yang kita bangun. Namun hati-hati dengan jebakan omset besar, sebab itu bukan berarti profit besar. Bahkan pada sebagian pengusaha belum bisa mendeteksi dengan benar, mengapa dengan omset yang besar, mereka masih saja mengalami kerugian.

Hal ini tentu bisa jadi "malapetaka" apalagi jika gaya hidup kita sudah terlanjur menyesuaikan dengan omset tersebut namun ternyata kenyataan tak seindah dari yang sepertinya. Omset besar belum menjamin bahwa perusahaan itu dalam keadaan sehat. Sebab omset besar bisa didapatkan dengan banyak strategi, misal dengan price reduction, diskon, buy 1 get 2, dan masih banyak lagi. Hal ini bisa melesatkan omset dalam waktu singkat namun menggerus margin denan cukup signifikan.

Bahkan beberapa strategi penjualan yang tidak tepat untuk menggenjot penjualan tadi terkadang malah membahayakan branding dan positioning dari produk itu sendiri. Strategi diskon yang tidak tepat misalnya, bisa menimbulkan persepsi "murahan" pada produk/jasa kita. Maka dari itu, hanya mengandalkan parameter keberhasilan pada omset adalah tidak tepat.

 harga jasa cetak brosur jakarta


Tingkatkan Profit dengan Efisiensi

Ada seorang pengusaha yang sekali order bisa mendapat nilai hingga Rp. 100.000.000,-, tetapi margin yang ia dapat mungkin cuma 10-15 juta. Hal ini tentu bukan hal yang baik, apalagi bisnis dia penuh resiko + pembayarannya tempo. Ada juga sebuah bisnis jasa yang nilainya milyaran, namun fee untuk mereka hanya dikisaan 2-5%.  Sekilah yang didapat cukup besar, namun menginat modal awal yang harus dikeluarkan dan pembayaran yang tidak bisa langsung, ini tentu tidak "seksi" lagi.

Oleh karena itu sebagai pengusaha, kita harus bisa meningkatkan profit. Sebab disitulah sebenarnya roda perusahaan berjalan. Omset yang besar belum jaminan sehatnya perusahaan. Dan salah satu effort untuk meningkatkan profit adalah dengan cost reduction. Kita harus bisa mencari celah, mencari supplier dengan harga lebih murah (tapi kualitas tak berkurang), mencari mitra baru, negosiasi term of payment ke supplier, hingga pengurangan pos-pos anggaran yang sebenarnya tidak perlu.

Pengusaha yang baik harus bisa memperbesar profit. Sebab dengannya perusahaan bisa dikembangkan. Profit itu yang selanjutnya bisa digunakan perusahaan secara riil untuk memperbesar skala perusahaan. Sebagian pengusaha yang tertipu dengan omset seringkali menggunakan budget yang seharusnya untuk keperluan lain untuk keperluan konsumtif. Hal ini sangat berbahaya bagi sustainabilitas bisnis. Misalnya, uang itu seharusnya untuk pembayaran supplier, tetapi ia pakai untuk pembayaran cost lain, maka jika beban itu terus menumpuk, akan berbahaya bagi posisi keuangan perusahaan.

 harga jasa cetak brosur jakarta


Kas adalah Rajanya

Walaupun profit adalah orientasi, namun tetap cash is the real king. Profit besar bisa jadi baru ada di pembukuan perusahaan. Bisa jadi sebagiannya masih "ada di luar" dalam bentuk piutang. Bisa jadi ia berbentuk piutang klien, piutang dari distributor, dan masih banyak lainnya. Ingat, bahwa uang itu belum semua masuk ke kas perusahaan, dan segala masalah bisa saja terjadi, mulai dari kredit macet, mundurnya pembayaran dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu, "perjuangan belum selesai", kita masih harus "menarik" semua uang itu ke kas perusahaan, sehingga itu menjadi riil milik kita. Membanggakan profit yang belum riil sama berbahayanya dengan membanggakan omset padahal profit kecil. Dari semua pelajaran ini, seorang pengusaha haruslah mau bertindak bijak. Tidak larut pada euphoria tertentu, bisa menakar diri dengan kondisi riil dan bisa menyiapkan langkah konkrit demi perkembangan perusahaan.


Butuh JASA CETAK BROSUR Profesional? Silahkan hubungi : Telepon :  021-855-410-95, SMS/ WA :  08788-66-72400. Atau klik pada kotak di bawah ini :


 harga jasa cetak brosur jakarta





Tidak ada komentar:

Posting Komentar